Pidato keren yang udah di translate ke indo, dikutip dari website youngontop.com
“Saya lulus. Seharusnya saya menganggapnya sebagai sebuah
pengalaman yang menyenangkan, terutama karena saya adalah lulusan
terbaik di kelas saya. Namun, setelah direnungkan, saya tidak bisa
mengatakan kalau saya memang lebih pintar dibandingkan dengan
teman-teman saya. Yang bisa saya katakan adalah kalau saya memang adalah
yang terbaik dalam melakukan apa yang diperintahkan kepada saya dan
juga dalam hal mengikuti sistem yang ada.
Di sini saya berdiri, dan seharusnya bangga bahwa saya telah selesai mengikuti
periode indoktrinasi ini.
Saya akan pergi musim dingin ini dan menuju tahap berikut yang
diharapkan kepada saya, setelah mendapatkan sebuah dokumen kertas yang
mensertifikasikan bahwa saya telah sanggup bekerja.
Tetapi saya adalah seorang manusia, seorang pemikir, pencari pengalaman
hidup – bukan pekerja. Pekerja adalah orang yang terjebak dalam
pengulangan, seorang budak di dalam sistem yang mengurung dirinya.
Sekarang, saya telah berhasil menunjukkan kalau saya adalah budak
terpintar. Saya melakukan apa yang disuruh kepadaku secara ekstrim baik.
Di saat orang lain duduk melamun di kelas dan kemudian menjadi seniman
yang hebat, saya duduk di dalam kelas rajin membuat catatan dan menjadi
pengikut ujian yang terhebat.
Saat anak-anak lain masuk ke kelas lupa mengerjakan PR mereka karena
asyik membaca hobi-hobi mereka, saya sendiri tidak pernah lalai
mengerjakan PR saya. Saat yang lain menciptakan musik dan lirik, saya
justru mengambil ekstra SKS, walaupun saya tidak membutuhkan itu. Jadi,
saya penasaran, apakah benar saya ingin menjadi lulusan terbaik? Tentu,
saya pantas menerimanya, saya telah bekerja keras untuk mendapatkannya,
tetapi apa yang akan saya terima nantinya? Saat saya meninggalkan
institusi pendidikan, akankah saya menjadi sukses atau saya akan
tersesat dalam kehidupan saya?
Saya tidak tahu apa yang saya inginkan dalam hidup ini.
Saya tidak memiliki hobi, karena semua mata pelajaran hanyalah sebuah
pekerjaan untuk belajar, dan saya lulus dengan nilai terbaik di setiap
subjek hanya demi untuk lulus, bukan untuk belajar. Dan jujur saja,
sekarang saya mulai ketakutan…….”
sumber:
http://mobile.youngontop.com/notes/pidato-wisudawan-terbaik-yang-memukau-sekaligus-menakutkan-9naeuswq